Rabu, 10 Maret 2010

Generalisasi

HERNITA FEBRIANI

3EA01

10207535

Tema : GENERALISASI

TRANSPORTASI

Transportasi merupakan alat penghubung dari suatu tempat ke tempat lain, dari satu kota ke kota lain, satu daerah ke daerah lain, serta dari satu negara ke negara lain. Transportasi memiliki jenis yang bermacam-macam dibagi menjadi transportasi darat, transportasi laut, dan transportasi udara.

Transportasi darat misalnya saja bus, taksi, becak, delman, kereta, dan sebagainya. Untuk transportasi laut seperti kapal laut. Sedangkan untuk transportasi udara misalnya saja pesawat udara. Pemilihan penggunaan transportasi tergantung konsumen. Baik dalam hal kenyamanan, pendapatan masing-masing konsumen atau pengguna.

Bagi masyarakat menengah keatas lebih memilih menggunakan transportasi udara seperti pesawat udara untuk melakukan perjalanannya terutama perjalanan jauh seperti saat mudik menjelang lebaran maupun saat liburan ke kampung halaman. Namun, bagi masyarakat menengah kebawah akan menggunakan transportasi darat seperti bus atau kereta untuk menuju tempat tujuan mereka seperti saat mudik menjelang lebaran maupun saat liburan. Untuk transportasi laut biasanya digunakan bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan antar pulau seperti saat mudik menjelang lebaran maupun saat liburan.

Generalisasi : Semua transportasi digunakan untuk mencapai tujuan.

GENERALISASI

HERNITA FEBRIANI

3EA01

10207535

Tema : GENERALISASI

TRANSPORTASI

Transportasi merupakan alat penghubung dari suatu tempat ke tempat lain, dari satu kota ke kota lain, satu daerah ke daerah lain, serta dari satu negara ke negara lain. Transportasi memiliki jenis yang bermacam-macam dibagi menjadi transportasi darat, transportasi laut, dan transportasi udara.

Transportasi darat misalnya saja bus, taksi, becak, delman, kereta, dan sebagainya. Untuk transportasi laut seperti kapal laut. Sedangkan untuk transportasi udara misalnya saja pesawat udara. Pemilihan penggunaan transportasi tergantung konsumen. Baik dalam hal kenyamanan, pendapatan masing-masing konsumen atau pengguna.

Bagi masyarakat menengah keatas lebih memilih menggunakan transportasi udara seperti pesawat udara untuk melakukan perjalanannya terutama perjalanan jauh seperti saat mudik menjelang lebaran maupun saat liburan ke kampung halaman. Namun, bagi masyarakat menengah kebawah akan menggunakan transportasi darat seperti bus atau kereta untuk menuju tempat tujuan mereka seperti saat mudik menjelang lebaran maupun saat liburan. Untuk transportasi laut biasanya digunakan bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan antar pulau seperti saat mudik menjelang lebaran maupun saat liburan.

Generalisasi : Semua transportasi digunakan untuk mencapai tujuan.

Menulis adalah Proses Bernalar

HERNITA FEBRIANI

3EA01

10207535

Menulis Adalah Proses Bernalar

Menulis adalah mengungkapkan gagasan yang ada dipikran kita. Menulis tidaklah mudah sebab dalam menulis selain menggunakan tangan namun yang utama harus menggunakan pikiran, gagasan, serta pengetahuan yang luas untuk membuat penulisan. Dalam penulisan memerlukan penalaran yang luas untuk menciptakan sebuah penulisan. Karena sebuah penulisan dapat menjadi sebuah informasi mupun data yang logis dan kritis sehingga mampu dimengerti oleh si pembaca.

Menulis juga tidak hanya menulis apa yang ada dalam pikiran kita namun sebelumnya gagasan tersebut dirangkai hingga menjadi sebuah cerita yang sistematik atau mampu memberikan informasi bagi pembaca dan dapat menjadi sebuah koreksi bagi diri kita sendiri.

Bagi seorang penulis menulis tidak hanya menulis apa yang dia pikirkan tapi apa yang dia rasakan. Hingga seorang penulis berharap pembaca bukan hanya mengerti apa yang dia tulis tapi juga ikut merasakan apa yang dirasakan dari setiap kalimat atau cerita yang ditulis.

Kemampuan menulis setiap orang berbeda-beda tergantung dari pengetahuan yang dia miliki. Sebab seorang penulis akan menulis apa yang dia ketahui atau pengetahuan yang dia kuasai. Karena itu menulis dikatakan proses bernalar sebab dalam menulis menggunakan pikiran yang logis, kritis, serta pengetahuan yang dia miliki.

Rabu, 30 Desember 2009

perilaku konsumen_6

HERNITA FEBRIANI

3EA01

10207535


Tahun baru dan Terompet


Hanya tinggal menghitung hari pergantian tahun akan tiba. Berbagai orang sibuk menyiapkan acara dalam menyambut tahun baru ini. Salah satu tradisi yang tidak lepas dari tahun baru adalah terompet. Tidak bisa dipungkiri terompet tidak lepas dengan tahun baru. Karena saat pergantian tahun tiba terompet ditiup sebagai tanda tahun yang baru telah tiba.

Beberapa hari sebelum tahun baru banyak pedagang terompet yang sudah menjajakan terompetnya keliling kampung maupun dipinggir-pinggir jalan. Namun, pada tahun ini menurut salah satu pedagang terompet yang diwawancara oleh salah satu stasiun televisi pedagang terompet sedikit berkurang. Namun hal tersebut membuat pedagang terompet yang menjual terompet pada tahun ini mengalami peningkatan pendapatan.

Harga terompet terghantung dari besar kecil terompet yang dijual. Pembelinya juga berdasarkan pendapatan masing-masing.

Minggu, 27 Desember 2009

perilaku konsumen_5

HERNITA FEBRIANI

10207535

3EA01


Rasa Aman dalam Perilaku Konsumen


Rasa aman merupakan kebutuhan yang dibutuhkan oleh manusia. Rasa aman menjadi salah satu kebutuhan menurut teori Abraham Maslow.

Apabila rasa aman terganggu maka kebutuhan manusia belum sempurna.

Misalnya saja peristiwa yang terjadi baru-baru ini. Kejadian runtuhnya bangunan metro Tanah Abang yang memakan korban dan mengakibatkan beberapa orang luka-luka.

Akibat kejadian tersebut pendapatan pedagang di pasar tanah abang turun hingga 50% akibat konsumen takut dan khawatir atas kejadian yang telah terjadi beberapa waktu lalu.

Dari kejadian tersebut dapat dikatakan bahwa rasa aman dibutuhkan oleh manusia agar mampu memenuhi kebutuhannya.


perilakukonsumen_4

HERNITA FEBRIANI

10207535

3EA01



Lingkungan bagi Perilaku Konsumen


Lingkungan adalah daerah disekitar masayarakat masyarakat. Bagi sebuah usaha lingkungan sangat penting untuk mempengaruhi perkembangannya di masayarakat. Apakah usaha tersebut mampu diterima di masyarakat dan sukses atau tidak dapat diterima masyarakat dan gagal.

Contohnya saja restoran fast food yang berkembang di Indonesia. Di Indonesia seperti kita ketahui menu yang populer adalah nasi, ayam goring, dan soft drink serta terdapat beberapa menu lain yang tidak kalah populer.

Di negara asalnya menu tersebut terdiri dari kentang goreng, ayam goreng, dan soft drink.

Namun, saat berkembang di Indonesia menu kentang goreng diganti dengan nasi yang merupakan makanan pokok masyarakat Indonesia. Hasilnya dapat dilihat seperti sekarang bahwa restoran fast food yang berkembang dengan beradaptasi dengan lingkungan dapat sukses.